Jakarta (ANTARA News) - Tim polo air putra Kazakhstan sukses merebut medali emas Asian Games 2018 secara dramatis, setelah di partai final menenggelamkan Jepang dengan skor tipis 8-7 di laga yang dihelat di Stadion Aquatik, Senayan, Jakarta, Sabtu.

Mikhail Ruday menjadi pemain Kazakhstan yang mencetak gol terbanyak di laga itu dengan 3 gol, disusul Yevgeniy Medvedev yang mencetak 2 gol. Sedangkan di kubu Jepang Seiya Adachi menjadi pemain terproduktif dengan 3 gol, disusul Keigo Okawa yang mencetak 2 gol.

Di laga itu Kazakhstan sempat tertinggal angka di kuarter pertama dan kedua, namun tim asuhan Nemanja Knezevic itu mampu bangkit dan berbalik mengungguli Jepang di kuarter ketiga dan empat, serta membawa timnya menang dan merebut medali emas.

Pertarungan dramatis terjadi di delapan menit akhir atau kuarter empat, ketika Rustman Ukumanov dan kawan-kawan hanya membutuhkan dua angka untuk menang dan membawa medali emas ke negaranya.

Memasuki pertengahan menit kuarter empat, Kazakhstan terlebih dahulu tertinggal dengan skor 7-6, namun selisih angka itu mampu dikejar dan berbalik unggul menjadi 7-8 di menit terakhir.

Raihan emas tim dari Asia Tengah ini membuatnya mampu mempertahankan gelar juaranya ajang Asian Games, sebab di ajang serupa tahun 2014 di Korea Selatan, Kazakhstan juga meraih medali emas.

Sementara bagi Jepang, hasil ini membuat tim asuhan Yoji Omoto harus puas mendapatkan medali perak, dan menempati peringkat dua Asian Games 2018.

Untuk medali perunggu polo air putra Asian Games 2018 direbut Iran, setelah sebelumnya mengatasi China melalui adu pinalti, karena skor sampai kuarter empat imbang 8-8, kemudian dilanjutkan hingga delapan kali tembakan adu pinalti, dan membuat skor total 16-15 untuk Iran.

Hasil ini membawa Iran meraih medali perunggu, dan China harus puas berada di peringkat empat cabang olahraga polo air Asian Games 2018.