Jakarta (ANTARA News) - Calon Presiden petahana Joko Widodo, mengenakan kemeja berslogan Bersih, Merakyat, Kerja Nyata saat akan mendaftarkan pencapresannya ke KPU.

Joko Widodo (Jokowi) dan cawapresnya KH Ma'ruf Amin tiba di Gedung Joang 45 Jakarta Pusat, Jumat, sekitar pukul 08.52 WIB.

Jokowi dan Ma'ruf Amin berangkat dari Istana Kepresidenan menggunakan mobil Toyota Innova.

Keduanya lalu turun dan disambut sholawat dan sorak sorai relawan serta pengurus partai politik yang sudah lebih dulu hadir di tempat tersebut.

Satu hal yang menarik dari Jokowi dalam kesempatan tersebut yakni kemeja yang dikenakannya yang berwarna putih dengan slogan Bersih, Merakyat, Kerja
Nyata.
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan) tiba di gedung KPU untuk melakukan pendaftaran di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendaftarkan diri sebagai calon presiden-wakil presiden periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/18.

Jika pada banyak kesempatan sebelumnya, Jokowi lebih banyak mengenakan kemeja putih polos namun kali ini kemeja putih tersebut berslogan dengan warna font huruf hitam berlatar relief batik.

Slogan itulah yang kemungkinan akan menjadi branding bagi pasangan capres-cawapres tersebut.

Jokowi kerap kali menggunakan berbagai aksesoris untuk menyampaikan pesan kepada publik.

Hingga sempat beberapa kali berbagai aksesoris yang dikenakannya menjadi tren di kalangan masyarakat misalnya jaket Jokowi, payung Jokowi, sepatu Jokowi, dan lain-lain.

Selain Jokowi, banyak relawan yang hadir di tempat itu mengenakan pakaian adat dari berbagai pelosok Nusantara di samping juga nuansa Islam berupa musik gambus, sholawat, dan lain-lain.

Hal itu pun menjadi simbol dan branding pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yakni nasionalis-religius.

Setelah deklarasi singkat itu, Jokowi-Ma'ruf Amin diarak dengan berjalan kaki sepanjang 2 km ke Gedung KPU.

Jokowi sempat menyampaikan pemilihan Gedung Joang 45 sebagai titik awal keberangkatan mereka yakni karena merupakan tempat dimana para pejuang-pejuang politik Indonesia digembleng di tempat tersebut.

"Gedung Joang 45 mewakili semangat perjuangan para pemuda yang menyala untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan," kata Jokowi.

Ia kemudian mempersilakan Ma'ruf Amin untuk memimpin doa sebelum kemudian berjalan kaki menuju KPU beramai-ramai.