Jakarta (ANTARA News) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddi Uno mengatakan jelang perhelatan akbar Asian Games, maka light rail transit (LRT) rencana akan dioperasikan pada tanggal 10 Agustus.

Dia mengapresiasi akselerasi operasional LRT menyambut Asian Games, meski demikian Sandiaga meminta agar aspek keselamatan diprioritaskan.

"Dikhawatirkan itu biasanya kalau kejar target dan tayang itu akhirnya kita lupa SOP pengoperasiannya. Dan pastikan bahwa seluruh aspek keselamatannya itu dijaga dan LRT betul-betul beroperasi dengan baik," kata Sandiaga saat memimpin Rapat Dukungan Perangkat Daerah Pada Asian Games Tahun 2018 di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu.

Wagub juga meminta kondisi jalan di bawah rel LRT khususnya di sekitar venue Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur agar diperbaiki, serta dibuat lebih rapi dan nyaman.

"Saya dapat keluhan dari warga sekitar, ini katanya sudah jadi, kok yang di bawah belum dirapikan. Saya minta tolong segera dirapikan," kata Sandiaga.

Selain rencana pengoperasian LRT pada Rapat Dukungan Perangkat Daerah pada Asian Games Tahun 2018 juga membahas isu strategis antara lain finalisasi nama-nama pelari dalam Torch Relay di masing-masing wilayah kota/kabupaten, pemetaan sekolah terdampak pelaksanaan Asian Games, manajemen lalu lintas, dan beautifikasi kota.

Dari hasil paparan, masing-masing wilayah kota/kabupaten mengusulkan sedikitnya 10 nama untuk pelari Torch Relay Asian Games 2018 dan beberapa nama alternatifnya. Diharapkan pelari yang bersangkutan telah dikenal luas dan mampu menginspirasi masyarakat.

Kemudian perlu dipastikan Torch Relay di masing-masing wilayah mendapat sambutan yang hangat dan rutenya terpantau aman.

"Pastikan rute yang dilalui cantik, ada beautifikasi Kesiapan fisik pelari juga harus menjadi perhatian dan jangan ada nama pelari double," kata Sandiaga.