Jakarta (ANTARA News) - Belakangan sosial media menjadi tempat bagi influencer, mereka yang mempunyai pengaruh kuat terhadap followers mereka, untuk mendukung sebuah brand atau melakukan endorsement.

Hal ini menurut komika Pandji Pragiwaksono sah-sah saja dilakukan karena mempunyai manfaat bagi kedua belah pihak, baik influencer maupun brand.

Menurut pria usia 39 tahun itu masyarakat membutuhkan “wajah” yang menjadikan mereka dekat dengan sebuah brand. Demikian pula dengan brand membutuhkan “wajah” untuk dikenal masyarakat.

Lebih dari itu, bagi anak muda jaman sekarang brand yang dikenakan seakan menjadi “statement” diri mereka.

"Bukan hanya membeli produk dan fiturnya tapi apa arti dari produk itu terhadap dirinya, membeli produk ini akan mengesankan saya seperti apa,” kata Pandji dalam temu media di Jakarta, Selasa.

“Mengafiliasi dirinya kepada sebuah produk atau brand itu penting bagi anak muda, karena itu banyak brand sering berafiliasi dengan tokoh-tokoh yang sekiranya terwakili brand-nya,” sambung dia.

Sementara itu, dari segi pelaku bisnis, brand lokal penyedia layanan sewa pocket wifi JavaMifi, melihat endorsement sebagai salah satu strategi pemasaran secara digital.

“Sekarang era milineal di mana segala sesuatu serba digital, sosial media bisa dilihat sebagai patokan untuk melihat review,” ujar Andintya Maris, founder Java Mifi.

JavaMifi memanfaatkan endorsement untuk membangun brand awareness dengan menggandeng Pandji Pragiwaksono. Kolaborasi keduanya terwujud dalam dukungan pelaksanaan “Pragiwaksono World Tour” yang akan dimulai di akhir bulan ini.

“Dengan mas Pandji ini memang yang pertama tapi ke depannya mau menggandeng influencer baik dari bidang travel maupun dari bidang lifestyle, sehingga membantu brand awareness sendiri dan juga bisa membantu akuisisi-akuisisi para pengguna baru untuk jangka panjang,” kata Andintya.