Jambi (ANTARA News) - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi menembak hingga tewas seorang pengedar dan sekaligus penyedia tempat untuk pesta sabu-sabu di kawasan Cendana, Broni Kota Jambi, pada Senin malam (2/7).

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Jambi, Agus Setiawan, di Jambi Selasa mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Z (51) yang tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah terkena tembakan petugas tersebut, bermula adanya razia digelar oleh BNN Kota Jambi di kawasan Danau Sipin yang lokasinya berdekatan dengan lorong tempat pelaku.

Pada saat hendak ditangkap, petugas di rumah tersangka di lorong Cendara tersebut, pelaku Z mencoba melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam yang mengarah ke petugas yang hendak menangkapnya.

"Oleh petugas lainnya setelah diberikan tembakan peringatan dan situasi terancamnya petugas yang hendak menangkap pelaku, akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan di bagian paha kirinya dan setelah kena tembakan pelaku juga coba melarikan diri dengan melompat pagar rumah tetangganya namun terjatuh dan rubuh tidak sadarkan diri," kata Agus Setiawan kepada wartawan.

Pelaku Z kemudian dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi dan diperkirakan meninggal dunia atau tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat terlalu banyaknya darah keluar.

Dari hasil penggeledahan di lokasi kejadian rumah tersangka Z ditemukan empat paket sabu siap pakai, alat hisap sabu dan tiga orang pengguna yang sedang menikmati atau pesta sabu-sabu dari dalam rumahnya yang dikenal warga `bascamp` untuk tempat pesta sabu-sabu.

Tersangka Z dan rumahnya memang sudah menjadi target pihak BNN Jambi namun selama ini belum terbukti dan setelah ada operasi narkoba di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi pada Senin malam itu, kemudian BNN mengembangkan kasusnya sehingga ditemukan rumah Z yang juga sering menjadi ajang pesta narkoba jenis sabu.

Agus Setiawan mengatakan, setelah tim anggota BNN Provinsi Jambi turun ke lokasi rumah tersangka Z, memang benar ada tiga orang pelanggannya yang sedang memakai dan berpesta narkoba jenis sabu-sabu di dalam rumah dan pelaku berhasil juga diamankan namun melakukan perlawanan dan mengancam petugas sehingga harus dilumpuhkan dengan tembakan.

Kasus tersebut, akan dilengkapi namun karena pelaku atau tersangkanya tewas, maka akan dihentikan pemberkasannya. Namun pihak BNN Provinsi Jambi akan terus memberantas dan memerangi narkoba di Jambi terutama daerah atau kawasan yang menjadi pusat transaksi narkoba.