Jakarta (ANTARA News) - Penumpang kumulatif pada arus balik Lebaran 2018 yang terpantau di Terminal bus Kalideres, Jakarta, hingga H+7 , Sabtu, pukul 13:00 WIB sudah tembus sekitar 34.300 orang oleh 1.845 armada bus.

"Jumlah tersebut termasuk yang tiba hari ini hingga pukul 13:00 WIB yang tercatat sebanyak 6.627 penumpang oleh 217 armada bus," kata Kepala Terminal bus Kalideres Jakarta, Revi Zulkarnaen, saat ditemui di Jakarta, Sabtu petang.

Jumlah penumpang arus balik tersebut, lanjut Revi, diangkut oleh 127 PO di Kalideres yang mayoritas berasal dari jurusan di kota-kota Jawa Tengah sebanyak 40 persen, Lampung 20 persen dan sisanya dari Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sumatera Selatan, Riau, Sumatera Utara dan Aceh.

Berdasarkan data pihak terminal, jumlah penumpang arus balik tersebut, mengalami peningkatan dari tahun 2017 di mana tercatat sekitar 27.010 penumpang yang diangkut oleh 2.038 armada bus.

Arus mudik juga, lanjut Revi, mengalami peningkatan di mana dari H-8 hingga hari H tahun 2018, sekitar 43.823 penumpang diberangkatkan oleh 2.894 armada bus, sedangkan pada 2017 di periode yang sama sekitar 38.751 penumpang terangkut oleh 2.828 armada bus.

Baca juga: Penumpang arus balik di Stasiun Senen kian besar

"Jika dilihat data, memang ada peningkatan arus mudik dan baliknya untuk tahun 2018 ini, bahkan jumlah arus balik juga diprediksi akan meningkat lagi karena besok kami perkirakan masih ada arus balik mengingat Minggu (24/6) esok merupakan hari libur terakhir bagi mereka yang cuti," tutur Revi.

Lebih lanjut, Revi menyebut memang ada perbandingan cukup jauh antara jumlah penumpang saat mudik dan saat arus balik hingga di atas lima ribu orang dan diprediksi akan meningkat lagi.

Menurutnya, perbedaan tersebut karena dua faktor, yang pertama adalah para penumpang yang ketika berangkat mendapatkan fasilitas mudik gratis Lebaran 2018 dari pemerintah, namun ketika kembali ke Jakarta menggunakan jasa bus hingga ke terminal.

"Selain itu, ada juga dari urbanisasi di mana pemudik ini membawa tetangga, saudara, hingga teman, namun itu kan buktikannya juga susah harus dari dinas kependudukan," ucapnya.

Revi menambahkan arus balik yang paling terlihat di Kalideres sendiri, biasanya terjadi ketika hari memasuki malam hingga dini hari.

"Karenanya kami mengharapkan semua penumpang mengikuti aturan pihak berwenang, lalu kalau bisa turunnya di dalam terminal dan jika akan melakukan perjalanan selanjutnya lebih baik menunggu di ruang tunggu terminal yang sudah dilengkapi CCTV hingga hari cukup terang agar keamanan dan kenyamanan musim mudik ini bisa dirasakan masyarakat itu sendiri," ujar dia.

Baca juga: Penumpang arus balik di stasiun kereta api Daop Madiun 238.595 orang