Semarang (ANTARA News) - Kementerian Perhubungan memverifikasi terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang terkait dengan rencana pengoperasian secara fungsional selama arus mudik Lebaran, mulai 2 Juni 2018.

"Untuk menguji kelayakan lokasi baru, tim verifikasi dari Kemenhub sudah turun mengecek langsung. Hasilnya hanya ada beberapa catatan minor yang tidak fatal atau masih bisa ditoleransi," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono di Semarang, Kamis.

Sekda mengaku optimistis terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani dapat dioperasikan secara fungsional pada bulan depan meskipun menjelang pengoperasiannya akan diverifikasi lagi dan simulasi.

Kepala Satuan Kerja Proyek Pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Toni Alam menjelaskan bahwa pengoperasian secara fungsional terminal baru menunggu hasil verifikasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, terkait dengan perkembangan pengerjaan proyek.

"Verifikasi yang dilakukan Kementerian Perhubungan di akhir Mei 2018 untuk menentukan pengoperasian bandara. Kalau dinilai layak beroperasi, pada tanggal 2 Juni 2018 seluruh penerbangan komersial sudah bisa dimulai di lokasi yang baru, sedangkan bandara yang lama sementara hanya untuk bongkar muat kargo," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat penyelesaian proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang agar bisa dioperasikan secara fungsional sesuai dengan target.

Terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang memiliki luas area 58.652 meter persegi atau hampir sembilan kali lebih besar daripada luasan terminal eksisting sebelumnya 6.708 meter persegi.

Luasan apron baru mencapai 72.522 meter persegi yang dapat menampung 13 pesawat narrow body atau konfigurasi 10 pesawat narrow body dan dua pesawat wide body kargo.

Proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani terdiri atas lima paket, yakni Paket 1 pekerjaan lahan dan jalan akses sudah selesai 100 persen, Paket 2 pekerjaan apron dan taxiway juga sudah 100 persen, Paket 3 pekerjaan pembangunan terminal akan selesai November 2018, Paket 4 berupa bangunan penunjang dan lansekap, dan Paket 5 pekerjaan water management akan selesai pada tahun 2019.

Baca juga: Kemenhub puas kemajuan pembangunan Bandara Ahmad Yani