Jakarta (ANTARA News) - Sistem pembayaran Google Pay dan Apple Pay berlomba-lomba untuk meraih pasar seluas mungkin di Amerika Serikat, keduanya bermitra dengan bank dan institusi finansial di negara tersebut.

Untuk mengejar Apple yang hampir setiap bulan menambah dukungan terhadap bank, Google Pay, setelah vakum selama dua bulan, diam-diam sudah menjangkau 171 bank di AS.

Angka ini menlonjak tajam karena pada Maret lalu Google Play baru bermitra dengan 61 bank di AS, seperti diberitakan laman Phone Arena.

Pembayaran dengan Google Play tentu harus mneggunakan perangkat pintar berbasis Android, namun, ponsel atau tablet tidak boleh di-root dan paling rendah menjalankan KitKat 4.4.

Sistem pembayaran mobile ini hanya dapat digunakan di negara-negara yang sudah menerapkan Google Pay.

Baca juga: Google Pay perbarui dukungan untuk beli berbagai tiket

Baca juga: Google gabungkan semua layanan pembayaran dalam Google Pay