Jakarta (ANTARA News) - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan partai politik memiliki peran sebagai penggerak peradaban dan kebudayaan dan menjadi rumah besar bagi rakyat.

"Sejarah PDI Perjuangan dalam kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri, menunjukkan bahwa kantor partai menjadi pusat demokrasi arus bawah. Menjadi simbol perlawanan kepada pemerintahan otoriter saat itu," kata Hasto Kristyiyanto dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu, seperti dikutip melalui siaran persnya.

Menurut Hasto, Indonesia adalah negara besar yang masyarakatnya heterogen dan hidup bersatu dalam keberagaman.

"Wajah persatuan dalam keragaman ini harus tetap ada. Kebudayaan Indonesia yang adi luhung harus tetap dikembangkan dan dilestarikan," katanya.

Alumni Fakultas Teknik Universitas Gajahmada Yogyakarta itu menjelaskan partai harus dapat menjalankan fungsi rekrutmen, pendidikan, dan komunikasi politik.

Kantor partai, kata dia, harus selalu terbuka kepada masyarat karena salah satu fungsinya mengemban tanggung jawab sosial.

"Partai juga harus siap menerima kritik dan otokritik demi kemajuan partai," ujar Hasto.

Peletakan batu pertama kantor DPC PDI Perjuangan Kab Tangerang, Banten, ini dihadiri juga calon bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Kantor DPC PDI Perjuangan ini akan dibangun setinggi tiga lantai di atas tanah seluas 800 meter persegi, dan perkirakan pembangunannya selama empat bulan.

Biayanya bersumber dari gotong royong dari DPP PDI Perjuangan dan seluruh kader.

Hasto memiliki harapan khusus, kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang ini kelak dapat menjadi tempat kreativitas warga, di samping pusat kaderisasi dan rekrutmen.