Jayapura (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Papua akan mengirim satu peleton Brimob (sekitar 30 personel) ke Paniai untuk membantu pengamanan pilkada di wilayah itu.

"Saat ini satu peleton brimob dari Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja sudah siap diberangkatkan ke Enarotali, untuk memperkuat pasukan disana," kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar kepada Antara di Jayapura,Selasa.

Kapolda Papua Irjen Boy Rafli mengatakan dengan adanya tambahan personel maka diharapkan situasi kamtibmas dikawasan itu tetap aman dan terkendali karena sebelumnya Sabtu (10/3) sempat terjadi keributan yang dilakukan para pendukung bakal calon yang tidak ikut pilkada.

Untuk mengantisipasi terjadinya insiden serupa, maka anggota terus melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat dan calon agar tidak melakukan tindakan anarkis.

Secara keseluruhan situasi kamtibmas di Kabupaten Paniai terkendali, kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli.

Sementara itu Kapolres Paniai AKBP Supriagung secara terpisah mengatakan, situasi di Kabupaten Paniai pasca aksi penyerangan terhadap kendaraan yang ditumpangi Bupati Paniai sudah tenang.

Namun anggota Polri masih terus melakukan pendekatan agar aksi serupa tidak terulang dan menunggu hasil putusan MA karena proses hukum masih bergulir.

"Mudah- mudahan masyarakat dapat menahan diri sehingga kamtibmas terkendali," harap AKPB Supriagung.

Pilkada di Papua berlangsung di tujuh kabupaten dan provinsi. Ketujuh kabupaten yang melaksanakan pilkada yakni Kab Biak Numfor, Jayawijaya, Deiyai,Mamberamo Tengah, Paniai, Mimika dan Kabupaten Puncak.