Tanjungpinang, Kepulauan Riau (ANTARA News) - Sekitar 200 orang mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji, di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengusir sejumlah polisi yang berupaya menjaga demonstrasi.

Dalam demonstrasi di halaman Rektorat Universitas Maritim Raja Ali Haji, di Tanjungpinang, Senin, Presiden Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji, Muhamad Putra, menyatakan, "Ini kawasan kampus, kawasan independen. Tidak perlu ada polisi. Kami tidak buat rusuh. Kami cinta kampus. Kami perjuangkan nasib mahasiswa."

Sejumlah mahasiswa menghampiri sejumlah perwira polisi. Mereka meminta polisi tidak berada di kampus.

Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof Syafsir Akhlus, yang menghadapi demonstran sejak awal aksi juga meminta polisi tidak berada di kampus.



Meski demikian, sejumlah anggota intel polisi setempat tetap mengamati demonstrasi itu dari jarak tertentu.