Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian meminta perbankan mendukung pembiayaan industri, yang saat ini kondisinya semakin membaik.


"Metal pocessing di dalam negeri, dulu sempat memburuk harga komoditas dunianya, sekarang kan sudah membaik," kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto di Jakarta, Selasa.

Menurut Harjanto, selain membutuhkan bahan baku yang memadai, pengembangan investasi di sektor smelter juga membutuhkan dukungan pembiayaan.

Harjanto menambahkan, industri smelter di Indonesia memiliki daya saing yang baik di pasar global, sepanjang perdagangannya dilakukan dengan adil.

"Sepanjang fair, industri ini memiliki competitiveness yang baik. Memang kuncinya ada di harga energi. Nah, jika ingin mendapat harga energi yang kompetitif, Kalimantan Tenggara tempatnya," ungkap Harjanto.

Untuk itu, tambahnya, dukungan sektor perbankan dalam melalui fasilitas pembiayaan dinilai dapat lebih menggeliatkan industri ini, sehingga mampu berkontribusi dalam pertumbuhan industri logam, maupun industri non migas nasional.