Bogor, Jabar (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui menemui Presiden Joko Widodo membahas perkembangan demokrasi.

"Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa kerja sama di bidang demokrasi ini akan terus kita perkuat di masa mendatang dan juga Menteri Luar Negeri Tunisia menyampaikan harapan agar kerja sama di bidang ekonomi, terutama mengenai masalah investasi, juga dapat ditingkatkan," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang ditemui di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat.

Retno mendampingi Presiden Jokowi saat Menlu Khemais melakukan kunjungan kehormatan ke Istana Bogor.

Menurut Retno, saat menemui Presiden, Khemais menyampaikan Tunisia sudah menjadi negara yang demokratis kendati awal pergolakan Arab Spring terjadi di negara itu.

Menlu Tunisia berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri Bali Democracy Forum Ke-10 di Banten.

Tunisia juga melakukan menyelenggarakan BDF Chapter Tunisia yang menghadirkan sejumlah tokoh di Afrika utara pada Oktober 2017.

Khemais menjelaskan saat ini pemerintah Tunisia mengembangkan pendidikan bagi penduduk dan menambah lapangan pekerjaan.

Tunisia juga sedang meningkatkan kepercayaan dunia internasional bagi sektor pariwisata mereka.

"Jadi, ke depan kita juga akan bicara mengenai kerja sama di bidang ekonomi dan harapan dia ada investasi Indonesia di bidang infrastruktur," ujar Retno.

Menlu Retno juga menjelaskan sektor swasta Indonesia memiliki investasi di Tunisia di bidang minyak dan gas.