Tangerang (ANTARA News) - Pabrikan mobil asal China, PT Sokonindo Automobile, menyatakan siap untuk memproduksi mobil listrik di Indonesia, namun mereka menunggu regulasi dari pemerintah.





"Kita membangun pusat litbang atau RnD di Michigan dan Santa Clara, Amerika Serikat. Ada 150 orang insinyur kita di sana meneliti pengembangan mobil listrik, terutama baterai," kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile di Serang, Selasa.




Menurutnya, Sokon memiliki pengalaman dalam memproduksi mobil listrik, di mana pabrikan ini telah memproduksi dan memasarkan mobil listrik untuk pasar China, namun baru terbatas untuk mobil ekspedisi atau kiriman kilat.




Selain itu, pabrik Sokon yang dibangun di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten, telah mengadopsi sistem fleksibilitas pabrik yang mampu memproduksi kendaraan listrik.




"Nah, kita lihat bagaimana nanti regulasi pemerintah untuk mobil listrik yang dibikin di sini. Kan mobil listrik tidak ada cc, tidak ada uji emisinya. Kita menunggu lah. Kita siap. Teknologinya juga mendukung," tukas Alex.




Alex menambahkan, untuk produksi mobil listrik di Tiongkok, harga yang ditawarkan jauh lebih murah, karena pemerintah setempat memberikan insentif berupa subsidi hingga 50 persen untuk pembelian awal.




"Pada pembelian awal, pemerintah bayarin 50 persen, selanjutnya 30 persen. Sudah pasti lebih murah," pungkasnya.




Untuk itu, lanjutnya, asal regulasi dan infrastrukturnya mendukung, Sokon siap untuk memproduksi mobil listrik.




Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, kajian terkait regulasi mobil listrik masih terus berjalan dan diharapkan dapat segera selesai.




"Kami harap awal tahun depan bisa selesai. Saat ini masih dikaji," ungkap Airlangga.




Menurutnya, regulasi tersebut akan mencakup pangaturan pajak kendaraan yang ditentukan berdasarkan emisi yang dihasilkan, bukan lagi mesin seperti saat ini.




Airlangga berharap, regulasi tersebut juga dapat membuat harga mobil listrik yang beredar di Indonesia lebih terjangkau dari harganya saat ini.