Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur DKI Jaya, Sandiaga Uno, bersilaturahmi dengan para tokoh agama, di Balai Kota DKI Jakarta, di Jakarta, Selasa. Mereka menegaskan lagi keberpihakan mereka pada kaum marginal dan membereskan ketimpangan di Jakarta.

"Saya bersyukur (bahwa) dari Dikmental mengadakan acara silaturahim dengan ulama atau tokoh agama, kita semua merasa sadar pentingnya membangun silaturahim karena dari silaturahim ini akan banyak kesempatan untuk bertukar pikiran gagasan sekaligus juga untuk mengomunikasikan hal yang mungkin dalam interaksi masyarakat punya masalah," kata Baswedan.

Dia juga menyampaikan, dia bersama Uno menegaskan bahwa komitmennya membereskan masalah ketimpangan.

Dia juga menerangkan, segala kebijakan pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berpihak kepada mereka yang di bawah, miskin dan termajinalkan. "Salah satu contohnya adalah kami akan memperbolehkan motor melintasi Jalan Thamrin karena motor merupakan alat pengantar produk dari para pengusaha kecil misalnya pesanan makanan," kata Baswedan.



Sebagian publik mengajukan kritik keras atas beleid-beleid yang diambil pasangan pemimpin formal DKI Jaya ini; di antaranya cara mereka mengatasi kemacetan arus lalu-lintas dan perlaluan pejalan kaki di Pasar Tanah Abang, perlakuan atas trotoar yang seharusnya murni untuk kepentingan pejalan kaki, dan lain sebagainya.