Jakarta (ANTARA News) - Sebagian orang merasa enggan mengungkapkan isi hatinya pada keluarga batihnya. Entah karena merasa tak dekat atau kurang nyaman, sehingga memilih bercerita pada teman.




Namun, tak semua tipe teman bisa menjadi tempat Anda mencurahkan isi hati. Perlu tindakan hati-hati dalam memilih teman curhat.




"Kalau saat mengobrol, dia bisa ngobrolin orang lain, artinya dia bisa saja ngobrol dengan orang lain lalu menjadikan kita topik pembicaraan dia. Ciri teman seperti ini tak tepat dijadikan teman curhat," ujar ahli psikologi anak dan remaja, Yasinta Indrianti MPsi, di Jakarta, Kamis.




Saat memilih teman curhat, unsur chemistry biasanya tak bisa terhindarkan. "Sesuatu yang dari dalam yang tak bisa kita pungkiri kalau klik," kata dia.




Pada anak-anak, sebaiknya orang tua mengajarkan mereka untuk menceritakan masalah atau beban di hati bukan pada orang lain.




"Tekankan bahwa kita, orang tua punya kedekatan dengan dia. Buat mereka nyaman dulum kalau mereka tak merasa nyaman bagaimana mau bicara?," kata dia.