Madinah (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sepakat untuk membentuk forum strategis tingkat tinggi (high level strategic council) antara Indonesia dengan Turki sebagai forum komunikasi tingkat tinggi dalam meningkatkan kerja sama perekomian utamanya perdagangan dan investasi antar kedua negara.

Wapres menyampaikan hal itu kepada wartawan di Pesawat Kepresidenan yang melintas Laut Mediteranian saat hendak menuju Madinah, Sabtu siang waktu setempat.

"Saya setuju supaya ada bikin High Council atau badan yang lebih tinggi untuk meningkatkan perdagangan karena selama ini hanya menteri perdagangan," kata Wapres.

Ia mengatakan, nantinya konsultasi tingkat tinggi tersebut akan dilaksanakan oleh pejabat setingkat Menteri Koordinator di Indonesia dan Perdana Menteri di Turki agar dapat mengambil keputusan dengan cepat.

Wapres mengatakan dengan adanya forum tersebut diharapkan kerjasama di bidang ekonomi dapat lebih cepat ditingkatkan, tidak saja perdagangan antar kedua negara namun juga investasi untuk sektor industri pertahanan, pertanian dan sektor-sektor lainnya.

Wapres menambahkan, saat ini Indonesia surplus perdagangan dengan Turki. Turki, menurut Wapres. berkeinginan menyeimbangkan antar keduanya dengan meningkatkan kerja sama ekonomi.

Saat ini, menurut Wapres, perdagangan Indonesia-Turki sekitar 1,5 miliar dolar AS di mana Indonesia mengekspor produknya ke Turki sebesar 1,2 miliar dolar AS, dan sisanya ekspor Turki ke Indonesia.

Sementara itu, pertemuan bilateral antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaksanakan di Istana Dolmabhace pada Jumat sore waktu setempat. Wakil Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.