Semarang (ANTARA News) - Rekomendasi bakal calon gubernur dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa kepada mantan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar akan turun dalam waktu dekat.

"Saat ini terus dilakukan komunikasi politik yang intensif antarpartai di tingkat pusat dan pertengahan November atau maksimal akhir November 2017 sudah ada rekomendasi dari PKB untuk Marwan Jafar," kata Ketua DPW PKB Jawa Tengah Kiai Haji Yusuf Chudlori di Semarang, Jumat.

Selain rekomendasi bakal cagub, DPW PKB Jateng juga sedang menunggu keputusan mengenai arah koalisi dengan sejumlah partai politik sebagai persiapan menghadapi Pilgub Jateng 2018.

Pria yang akrab disapa Gus Yusuf itu menjelaskan bahwa penentuan kebijakan arah koalisi dalam Pilgub Jateng ditentukan oleh DPP PKB.

Ia menegaskan, jargon yang digunakan PKB pada Pilgub Jateng 2018 masih tetap yakni "Marwan Jafar sebagai Jateng 1".

Saat ditanya mengenai kemungkinan mengenai wacana koalisi antara PKB dengan beberapa partai politik dan mengusung Marwan Jafar dengan mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Gus Yusuf menilai bahwa hal tersebut bisa saja terjadi.

"Masih terbuka, kemungkinan dengan siapa pun masih terbuka komunikasinya, apalagi ini sekarang sudah di tingkat DPP komunikasinya," ujarnya.

Gus Yusuf mengaku setuju dengan DPP PKB yang berharap bisa "head to head" dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Pilgub Jateng 2018.

"Dengan head to head, keinginan masyarakat hanya dibagi dua yakni keinginan perubahan yang lebih baik di Jateng, atau keinginan tetap bersama petahana," katanya.