Yogyakarta (ANTARA News) - Tunggal putri Indonesia memastikan satu tempat di semifinal BWF World Junior Championships setelah dua pemain tuan rumah akan saling bertemu di babak perempatfinal yang akan digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Jumat (20/10).

Kedua tunggal putri tuan rumah yang akan saling berhadapan di babak perempatfinal adalah Aurum Oktavia Winata dan Gregoria Mariska Tunjung.

Aurum menjadi tunggal putri pertama tuan rumah yang melaju ke babak perempatfinal setelah mengalahkan tunggal putri Vietnam Thi Anh Thu Vu dalam dua gim langsung 21-13, 21-9 pada pertandingan yang digelar Kamis (19/10).

Sedangkan Gregoria Mariska Tunjung harus berjuang lebih keras sebelum mengalahkan tunggal putri Tiongkok Wang Zhiyi dalam tiga gim 21-18, 19-21, 21-12. Gregoria yang diunggulkan di tempat ketiga bermain dalam kondisi kurang baik karena sedang terserang flu.

"Untuk pertandingan berikutnya, sangat tergantung dari kesiapan pemain. Pemain yang fokus dan bisa bermain lebih baik akan melaju ke babak selanjutnya," kata pelatih tunggal putri bulu tangkis Indonesia Jeffer Rosobin.

Jeffer menilai, pemain tunggal putri Indonesia sudah memiliki teknik permainan yang baik bahkan tidak kalah dengan pemain-pemain unggulan dari negara lain yang menjadi lawan mereka di World Junior Championships.

Namun demikian, lanjut Jeffer, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki, salah satunya adalah tingkat kepercayaan diri pemain saat bertanding. "Jika pemain bisa tampil dengan percaya diri, maka mereka akan bisa bermain lebih baik. Di beberapa kali kesempatan, hal itu masih kurang terlihat," katanya.

Kurangnya rasa percaya diri tersebut, lanjut Jeffer terlihat pada pertandingan antara tunggal putri Indonesia Choirunnisa yang harus mengakui keunggulan pemain asal Malaysia Goh Jin Wei 15-21, 19-21. Goh pun melangkah ke perempatfinal.

"Harusnya, pemain Indonesia sudah unggul. Tetapi kurang percaya diri sehingga tidak fokus dalam pertandingan. Akibatnya, lawan bisa menyusul perolehan angka," katanya.

Choirunnisa pun mengaku sangat kecewa dengan permainannya saat menghadapi tunggal putri Malaysia. "Sangat kecewa. Saya bermain kurang bagus padahal sudah unggul. Fokus di lapangan juga naik turun sehingga banyak buang bola dan mati sendiri," katanya.

Akibat kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan tersebut, Choirunnisa mengaku menjadi kurang percaya diri dengan permainannya sehingga harus mengakui keunggulan lawan.

Sedangkan di sektor ganda putri, pemain Indonesia yang diunggulkan di tempat keempat Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto menang mudah atas ganda Thailand Thanapim Kaweenuntavong/Suphapich Silprakob 21-9, 21-16 dan melangkah ke perempatfinal.