Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik tipis pada perdagangan Senin karena masih dibayangi sentimen eksternal yang masih bervariasi.

IHSG BEI dibuka menguat 3,86 poin atau 0,07 persen menjadi 5.927,98 poin. Sementara itu. kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,97 poin (0,10 persen) menjadi 987,86 poin.

"Di tengah ketidakpastian ekternal, sentimen dalam negeri yang cukup positif menjadi salah stau faktor yang menopang IHSG unutk bergerak menguat," kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta.

Nico Omer mengatakan bahwa antisipasi pasar mengenai laporan keuangan emiten yang positif serta tren surplus neraca perdagangan diperkirakan masih akan berlanjut pada September 2017 menjaga pergerakan IHSG.

Ia menambahkan bahwa pemerintah yang terus memberikan keyakinan terhadap perekonomian Indonesia, juga turut memberikan kepercayaan terutama bagi investor. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan kondisi ekonomi Indonesia sudah mengalami perubahan jauh ke arah yang lebih baik saat ini.

"Perbaikan ekonomi Indonesia tidak lepas dari langkah pemerintah dan pemangku kebijakan membangun fundamental dan fondasi yang lebih kuat dari berbagai guncangan," katanya.

Dari eksternal, lanjut dia, krisis di semanjung Korea masih menjadi perhatian pasar. Apalagi kabarnya Korea Utara sedang mengembangkan rudal balistik yang mampu memberikan hulu ledak nuklir ke AS.

Di bursa regional, indeks Nikkei-225 bursa Tokyo naik 147,98 poin (0,70 persen) ke 21.303,16, indeks Hang Seng menguat 275,10 poin (0,97 persen) ke 28.751,53, dan Straits Times menguat 12,45 poin (0,38 persen) ke posisi 3.331,80.