Banda Aceh (ANTARA News) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak memilih pemimpin, khususnya kepala daerah karena uang.

"Jangan pilih pemimpin karena uang. Pilihlah pemimpin karena track record nya yang baik," kata Zulkifli Hasan pada acara Kongres III Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) se-Indonesia di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis.

Ia percaya, demokrasi tanpa korupsi bisa terwujud dengan pendidikan politik pada masyarakat.

"Dalam dua minggu enam kepala daerah ditangkap KPK. Kenapa? Karena sekarang semuanya diukur dengan uang. Rakyat jangan hutang budi dengan calon kepala daerah. Kalau dikasih uang transpor, dikasih sembako terima saja. Tapi, jangan sampai hutang budi. Carilah kepala daerah yang memiliki rekam jejak yang baik. Mari segera akhiri itu semua," kata Zulkifli Hasan

Ketua Umum PAN itu juga menegaskan pendiriannya untuk mendukung penguatan dan perbaikan KPK.

"Dengan segala kebaikan dan keburukannya, keberadaan KPK tetap dibutuhkan. Mari diperbaiki, bukan dibubarkan," tuturnya seraya mengimbau untuk memilih pemimpin secara rasional dengan akal sehat.

Mahasiswa, tambah dia, harus terus mengampanyekan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan integritas dan kapasitasnya, sesuai amanat dari nilai-nilai Pancasila.

"Jika bangsa Indonesia kembali ke nilai-nilai maka cita-cita kemerdekaan akan tercapai. Para mahasiswa Himapol untuk menjadi agen perubahan demi kemajuan masyarakat," kata mantan Menteri Kehutanan itu.

Mahasiswa politik bisa berperan menjadikan masyarakat sadar politik, bahwa kedaulatan rakyat ditangan rakyat dan tidak bisa ditukar dengan harga murah, ucapnya.

(T.S037/R010)