Los Angeles (ANTARA News) - Peneliti baru-baru ini menemukan bahwa ubur-ubur primitif ternyata dapat tidur seperti manusia.

Temuan itu menantang gagasan umum yang menyebutkan bahwa tidur membutuhkan otak, sebagaimana media Amerika Serikat melaporkan.




Peneliti dari Institut Teknologi California melihat perilaku Cassiopea, ubur-ubur primitif, dan menemukan bahwa mereka menunjukkan penurunan aktivitas, respons lebih lambat dan membutuhkan tidur.




Penelitian telah membuktikan bahwa keberadaan otak tidak dibutuhkan untuk aktivitas tidur. Cassiopea hidup terbalik di dasar laut dan tidak memiliki sistem saraf pusat.




Temuan itu juga menunjukkan bahwa tidur adalah perilaku kuno yang tidak berubah setelah bertahun-tahun evolusi.




Penelitian itu diterbitkan pada Current Biology minggu lalu, ditulis bersama tiga kandidat Ph.D dalam biologi di institut tersebut. Demikian diberitakan Kantor Berita Xinhua.