Solo (ANTARA News) - Persis tidak mampu memenuhi ambisinya meraih tiga poin setelah ditahan imbang tamunya Persipon Pontianak 1-1 dalam pertandingan Grup 4 Liga 2 Indonesia 2017 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat malam.

Persis yang banyak penyimpan pemain intinya yang menjamu Persipon dengan disaksikan sekitar 17.000 penonton pendukungnya pada babak pertama langsung menekan ke pertahanan lawan.

Persis yang mengandalkan pemain depan duet Agung Supritanto dan Rudiyana didukung pemain sayap Dedi Cahyono dan M Wahyu terus melakukan serangan dari semua lini, tetapi masih sulit menembus pertahanan Persipon yang banyak menumpuk pemain di lini belakang.

Persis menit 26 mendapat peluang melalui tendangan Dedi Cahyono yang tinggal berhadapan dengan kiper Persipon, Daeng Lukman, tetapi sayang tendangannya melambung di atas mistar gawang lawan.

Bahkan, Persis peluang kedua melaluai tendangan bola mati dari luar kotak penalti yang dilakukan oleh Anam Syahrul, tetapi tendangan keras itu, tipis di atas mistas gawang Persipon, sehingga belum mengubah kedudukan tetap sama kuat 0-0 hingga babak pertama usai.

Persis memasuki babak kedua memasuki pemain depan lagi yakni Tri Handoko menggantikan Bayu Nugroho untuk mempertajam lini depan yang masih kesulitan untuk menembus pertahanan Persipon yang di koordinir kapten timnya Diaz Riansyah.

Persis baru mampu menjebol gawang Persipon menit 50 melalui tendangan penalti yang dilakukan Tri Handoko, sehingga mengubah kedudukan 1-0 untuk tim tuan rumah. Hadiah penalti itu, karena Agung Supriyanto dilanggar oleh salah satu pemain belakang Persipon di dalam kotak penalti.

Persis yang unggul 1-0 membuat motivasi pemain meningkat dan terus melakukan penekanan ke pertahanan Persipon. Sebaliknya, Persipon yang banyak menumpuk pemain di lini belakang menunggu dan mengandalkan serangan balik dengan cepat.

Persis harus kebobolan gawangnya di menit 89 oleh kaki pemain nomor punggung tujuh Persipon, Hengky Pratama melalui serangan balik yang mengecoh kiper Agung Prasetyo, sehingga mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1.

Gol Persipon di menit-menit akhir tersebut membungkam Persis Solo untuk bisa meraih tiga poin penuh di kandang sendiri, dan sebaliknya Tim asal Pontianak itu, merayakan timnya karena targetnya untuk meraih satu poin tercapai.

Wasit yang memimpin pertandingan antara Persis melawan Persipon, Moch Masrukin telah mengeluarkan kartu kuing untukDiaz Riansyah (Persipon), M Wahyu dan Tri Handoko (Persis).

Pelatih Persipon Pontianak Inyong Lolombulan mengatakan beryukur target raih satu poin melawan Persis tercapai, dan apresiasi untuk anak-anak yang bermain penuh semangat.

"Kami sengaja menunggu bola dari Persis lepas, baru dilakukan serangan balik. Kami babak kedua berhasil membuat gol menyamakan kedudukan menjadi 1-1," kata Inyong.

Pelatih Persis Solo Widyantoro meskipun timnya tidak mampu meraih tiga poin penuh, tetapi tetap apresiasi anak-anak yang sudah bermain maksimal.

"Anak-anak kelihatan frustasi sudah berusaha melakukan serangan baik dari kanan, kiri dan tengahm tetapi mereka masih kesulitan menembus pertahanan Persipon. Lawan menumpuk pemainnya di lini belakang sehingga sulit ditembus," kata Widyantoro.