Perempuan Jepang suka konsumsi ini agar tubuhnya sehat
7 Agustus 2017 17:59 WIB
Dokumentasi perempuan Jepang mengenakan kimono saat mereka menghadiri upacara merayakan Hari Kedewasaan di sebuah taman hiburan di Tokyo, Jepang, Senin (13/1). Menurut pengumuman pemerintah Jepang, sekitar 1.210.000 perempuan dan laki-laki Jepang yang lahir di tahun 1993 mencapai usia dewasa tahun ini dan angka ini lebih sedikit 10.000 orang dari tahun lalu. Angka ini merupakan yang terkecil sejak pemerintah mulai melakukan penghitungan sejak tahun 1968. (REUTERS/Yuya Shino)
Jakarta (ANTARA News) - Sama halnnya dengan para perempuan pada umumnya yang ingin tubuhnya sehat, bugar dan langsing, kaum hawa di Jepang bahkan memiliki satu penganan favorit.
"Mereka suka mengonsumsi probiotik, yogurt," ujar Managing Director Departement of Medical Consultation dari Noguchi Medical Research Institute, Jepang, Stellora Sunyobi, CRD dalam seminar media di Jakarta, Senin.
Menurut Lora, mereka biasanya mengonsumsi satu gelas yogurt tanpa rasa atau plain, ketimbang yang memiliki rasa manis.
"Biasanya rasa plain. Untuk menambah rasa manis umumnya ditambah buah-buahan," kata dia.
Konsumsi yogurt umumnya dilakukan saat sarapan, kendati sebenarnya bisa juga dikonsumsi di waktu lainnya.
"Kebanyakan memang pagi, tetapi konsumsi kapanpun tidak masalah. Saat perut kosong juga tak apa-apa," tutur Lora.
Bagi perempuan di Jepang, gula ibarat seperti hantu yang menakutkan sehingga berusaha menjaga asupannya sesuai rekomendasi ahli kesehatan. Saat mendengar kata gula, pikiran mereka lantas tertuju pada tubuh gemuk.
Ahli kesehatan mengatakan yogurt bermanfaat bagi kesehatan tubuh mulai dari membantu menurunkan kadar kolestrol, menjaga kesehatan pencernaan, membantu menurunkan berat badan hingga diabetes melitus tipe dua.
Makanan ini juga bisa menjadi camilan sehat yang mencukupi kebutuhan kalsium dan menjaga pencernaan agar tetap sehat.
"Mereka suka mengonsumsi probiotik, yogurt," ujar Managing Director Departement of Medical Consultation dari Noguchi Medical Research Institute, Jepang, Stellora Sunyobi, CRD dalam seminar media di Jakarta, Senin.
Menurut Lora, mereka biasanya mengonsumsi satu gelas yogurt tanpa rasa atau plain, ketimbang yang memiliki rasa manis.
"Biasanya rasa plain. Untuk menambah rasa manis umumnya ditambah buah-buahan," kata dia.
Konsumsi yogurt umumnya dilakukan saat sarapan, kendati sebenarnya bisa juga dikonsumsi di waktu lainnya.
"Kebanyakan memang pagi, tetapi konsumsi kapanpun tidak masalah. Saat perut kosong juga tak apa-apa," tutur Lora.
Bagi perempuan di Jepang, gula ibarat seperti hantu yang menakutkan sehingga berusaha menjaga asupannya sesuai rekomendasi ahli kesehatan. Saat mendengar kata gula, pikiran mereka lantas tertuju pada tubuh gemuk.
Ahli kesehatan mengatakan yogurt bermanfaat bagi kesehatan tubuh mulai dari membantu menurunkan kadar kolestrol, menjaga kesehatan pencernaan, membantu menurunkan berat badan hingga diabetes melitus tipe dua.
Makanan ini juga bisa menjadi camilan sehat yang mencukupi kebutuhan kalsium dan menjaga pencernaan agar tetap sehat.
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2017
Tags: