Blangpidie, Aceh (ANTARA News) - Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI baru saja melakukan perjalanan dinas ke Korea Selatan dalam rangka mengajak Green Technology Center (GTC) untuk berinvestasi pengembangan energi terbarukan di Provinsi Aceh.

Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman yang baru tiba di Tanah Air saat dihubungi dari Blangpidie, Sabtu, mengatakan, GTC adalah sebuah perusahaan terbesar yang intens melakukan riset dan pengembangan energi terbarukan di negeri Gingseng itu.

"Dalam pertemuan di Korsel, diketahui pihak GTC ini sebelumnya sudah menjalin kerjasama investasi energi terbarukan dengan sejumlah provinsi di Tanah Air, seperti Provinsi Bali, Sulawesi, Sumatera Selatan, Jambi, Padang dan Sumatera Utara," katanya.

Senator asal Aceh yang lebih dikenal dengan sebutan Haji Uma itu mengatakan, dalam kunjungan kerja ke luar negeri tersebut delegasi komite II DPD RI yang dipimpin Ana Latu Konsina (wakil ketua komite) melakukan sejumlah pertemuan resmi dengan institusi pemerintah dan swasta di Korsel.

"Selain pertemuan resmi, delegasi yang berjumlah 14 orang juga meninjau salah satu pusat energi terbarukan berbasis energi tenaga angin dan solar cell berkafasitas 1,5 MW untuk masing-masing satuan pembangkit di Provinsi Jeju, Korsel," ujarnya.

Ia mengatakan, Korsel telah menerapkan Undang-Undang Energi Terbarukan, sehingga pada tahun 2020, negeri Gingseng itu sudah tidak ketergantungan lagi dengan energi fosil, karena sudah sepenuhnya beralih pada energi terbarukan.

"Pernyataan itu disampaikan oleh Chang Byong Wan, Member of the Nasional Assembly Republic of Korsel dalam pertemuan resmi dengan delegasi Komite II DPD RI di Soeul dua hari lalu," kata Sudirman.

Sudirman, mengaku dalam pertemuan tersebut telah menyampaikan masalah kondisi daya listrik yang sampai saat ini masih defisit di Aceh dan berharap GTC agar berinvestasi dalam pengembangan energi alternatif di provinsi ujung paling barat Indonesia.

"Presiden GTC, Mr Ih Hwan Oh dan General Director GTC, Hyun Woo Shi, ternyata menyambut baik apa yang saya sampaikan dipertemuan resmi itu dan mereka berjanji akan memperlajarinya," kata dia.

Menurut dia, General Director GTC, Hyun Woo Shi, dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan riset terhadap gelombang air laut Aceh yang berpotensi menjadi pengerak energi signifikan. Mengingat letak geografis Aceh cukup strategis dengan teritorial laut dan pulau-pulau dimilikinya.

"Saya sampaikan pada mereka, Aceh itu kaya akan ragam potensi sumber daya energi dan sumber lainnya. Kita mengundang GTC untuk berinvestasi terutama bidang energi terbarukan. Saya sebagai senator asal Aceh siap membantunya," demikian Sudirman.