Jakarta (ANTARA News) - Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan seri ponsel baru untuk diluncurkan dan dijual khusus untuk transaksi langsung, sekaligus melawan persaingan dengan Oppo dan Vivo, dua jenama smartphone paling terkenal di China.




Pasalnya, kedua merek tersebut berhasil melampaui penjualan ponsel Xiaomi dengan membangun toko offline untuk menjual smartphone dan produk terkait mereka di China dan India.




Di India, dilansir dari Phone Arena, situasinya tidak sesederhana hanya menjual ponsel Mi dan Redmi dengan harga yang sama dengan 137 toko offline di China, namun Xiaomi membutuhkan serangkaian handset baru yang dirancang dan direncanakan untuk dijual di toko offline.




Ponsel model baru tersebut dikatakan lebih fokus pada desain dibanding "hardware yang akan menelan banyak biaya".




Belum diketahui apa nama model ponsel baru Xiaomi tersebut, namun ponsel pertama dari model tersebut kabarnya akan diluncurkan sebelum akhir Juli.




Situs China MyDrivers berbagi bocoran gambar yang diduga perangkat tersebut, yang terlihat seperti iPhone 7 Plus atau OnePlus 5, tentunya dengan kamera ganda di bagian belakang.




Selama ini Xiaomi menerapkan pendekatan pemasaran dengan menjual smartphone mereka secara online, meski diketahui memiliki jaringan toko ritel besar di China.




Hal itu menjadi bagian dari teka-teki di balik handset yang terkenal berharga terjangkau itu, namun prioritas memangkas ongkos biaya distribusi ritel ditengarai membuat Xiaomi berhasil memotong sejumlah persentase tertentu dari harga seri ponsel Mi dan Redmi mereka.




(Baca juga: Xiaomi luncurkan Mi Note 2 edisi khusus)