Mataram, NTB (ANTARA News) - Kelapa Hotel, salah satu penginapan yang menyediakan 36 kamar di kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ludes terbakar, sekitar pukul 22.00 WITA Kamis (29/6).

Kepala Polres Lombok Utara, AKBP Rifai, ketika dihubungi dari Mataram, Jumat, membenarkan peristiwa tersebut. Namun tidak ada laporan korban jiwa, baik dari para wisatawan yang menginap maupun karyawan hotel.

"Api sudah padam, tapi seluruh kamar hangus terbakar," katanya.

Rifai tidak bisa mengecek lokasi pada saat kejadian karena tidak ada penyeberangan pada malam hari.

Namun sejumlah anggota Polres Lombok Utara yang bertugas di Gili Trawangan, sudah memeriksa untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat genset atau mesin pembangkit listrik yang meledak," ujarnya.

Terkait jumlah wisatawan yang menginap, Rifai belum mendapatkan data yang valid dari pengelola hotel.

Pemilik Kelapa Hotel yang berkewarganegaraan asing juga belum bisa dimintai keterangan berapa kerugian yang dialami akibat terbakarnya seluruh kamar penginapan.

"Kami belum bisa mengidentifikasi nilai kerugian akibat kebakaran tersebut. General manager Kelapa Hotel juga belum dimintai keterangan," ucapnya.

Sementara itu, Tim 10 PIC Mandalika, Taufan Rahmadi, prihatin atas Kelapa Hotel terbakar. Hotel itu salah satu penginapan favorit wisatawan di Gili Trawangan.