Jakarta (ANTARA News) - Berpuasa selama hampir 14 jam di negara tropis dengan terik matahari menyengat pada siang hari bisa jadi tantangan. Para pakar berbagi kiat yang bisa diterapkan agar tetap sehat selama berpuasa di bulan Ramadan, seperti dilansir Gulf News.




Adaptasi




Ramadan adalah bulan pengabdian dan disiplin diri, yang menuntut pola makan kaya nutrisi untuk menjaga daya tahan tubuh. Bagi rata-rata orang, puasa membutuhkan persiapan mental, spiritual dan fisik. Meski awalnya bisa terasa berat, tubuh dan jam biologis bisa menyesuaikan diri dengan ketidaknyamanan dalam jangka waktu 24-48 jam.




Kurma




Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengubah kebiasaan. Daripada menyantap makanan tinggi glukosa, pilih makanan lebih sehat dan kaya serat serta rendah kalori. Ketika berbuka puasa, penting untuk meningkatkan cairan dan gula darah secara perlahan.




Kurma adalah pilihan tepat yang bisa memberi energi serta gula darah. Pastikan juga minum banyak air sebelum makan kurma agar tubuh terhidrasi dan kenyang sehingga tidak makan terlalu banyak.




Mulai dengan salad




Setelah berbuka dengan kurma dan susu, buatlah perutmu nyaman dengan makan salad segar.




Makan perlahan




Jangan makan terburu-buru saat berbuka puasa agar tidak memberatkan sistem pencernaan. Coba santap sup berisi banyak sayuran, seperti brokoli, bayam, kacan hijau dan wortel. Sayuran kaya serat ini menambah vitamin dan mineral serta penting untuk kesehatan sistem pencernaan.




Panggang, kukus, rebus




Hindari makanan panas dan pedas juga tinggi lemak karena membuat tubuh semakin haus. Pilihlah makanan yang dimasak secara lebih sehat, seperti panggang, rebus dan kukus.




Karbohidrat butuh pasangan




Pasangkan karbohidrat dengan protein. Karbohidrat diubah jadi gula di dalam tubuh, kombinasikan dengan makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, daging atau telur agar nutrisi seimbang.




Pilih karbohidrat kompleks




Saat sahur, pilih makanan yang memiliki karbohidrat kompleks untuk menstabilkan kadar gula darah, misalnya ubi dan gandum. Jangan lupa buah bergizi seperti beri dan sayur mayur.




Beli bahan makanan segar




Salah satu cara memastikan tubuh terhidrasi selama puasa adalah menyantap buah dan sayuran dalam jumlah seimbang. Tak perlu repot, beli saja buah dan sayuran segar yang bisa dimakan sebagai camilan sahur atau buka puasa.




Jangan tinggalkan sahur




Sahur penting untuk menyediakan energi yang dibutuhkan selama Ramadan. Menu sahur harus mengandung makanan kaya serat dan karbohidrat kompleks. Hindari makanan yang bisa membuat tubuh dehidrasi. Disarankan makan pelan-pelan agar bisa dicerna lebih baik dan minum air dalam jumlah cukup.

(Baca juga: Tiga kebiasaan buruk pada bulan Ramadan)