Solna, Swedia (ANTARA News) - Manchester United (MU) termotivasi dan tersemangati oleh asa memberi kegembiraan bila meraih kemenangan dalam ajang final Liga Europa menyusul aksi teror Manchester yang meminta korban nyawa 22 orang.

Manchester United siap meladeni perlawanan Ajax Amsterdam dalam final Liga Europa yang digelar di Friends Arena, Solna, Swedia, pada Rabu waktu setempat, atau Kamis dini hari, pukul 01.45 WIB.

Sepak bola bukan sekedar mengoper bola, menembus pertahanan lawan, merancang lini pertahanan yang kokoh, mengalirkan serangan yang berbuah gol, melainkan menyiratkan kerjasama tim dan menggalang persaudaraan atas nama nilai kemanusiaan.

Dengan demikian, ganjil rasanya kalau ada sosok di bawah kolong langit mengajukan pertanyaan, mengapa sepak bola berada di relung hati umat manusia sejagat?

Silakan menyimak, kegetiran manajer MU Jose Mourinho ketika tim asuhannya teronggok di peringkat keenam klasemen Liga Inggris musim kompetisi 2016-2017, sementara dana yang digelontorkan demikian besar.

Besar pasak daripada tiang. Kubu MU telah membelanjakan 185 juta euro atau setara Rp2,7 trilyun; sementara hasilnya demikian mengecewakan. Dana senantiasa menuntut prestasi, lebih dari itu "tidak ada makan siang yang gratis".

Kini Mourinho tercekat ingin membayar lunas dengan mengalahkan Ajax untuk menyabet gelar juara Liga Europa 2016-2017.

Skuad MU yang bakal tambil dengan mengenakan ban lengan hitam siap menahan gempuran demi gempuran "Jong Ajax" di bawah asuhan pelatih Peter Bosz.

Sejumlah ulasan menyebutkan bahwa Ajax siap tampil menekan dengan skema serangan bertubi-tubi tanpa memberi ruang gerak para pemain MU.

Hanya saja, Mourinho bukan pelatih "kemarin sore" . Ia berpengalaman merespons tim yang ngotot dengan gaya permainan menekan. Pelatih asal Portugal ini tidak serta merta galau dengan gaya offensif lawan.

Data dan fakta (whoscored):

Ajax:
* Nick Viergever masih terkena larangan bertanding. Ia biasanya berkongsi bersama dengan Davinson Sanchez di jantung pertahanan.
* Daley Singraven absen, tempatnya diisi oleh Jairo Riedeweld yang menempati posisi bek kiri.
* Ajax siap menurunkan skuad berusia muda dengan rataan usia 22,6 tahun.

Manchester United:
* Eric Bailly masih terkena suspensi, posisinya bakal diisi oleh Phil Jones dilini bek tengah sebagaimana kerapkali dirancang sebelumnya oleh Mourinho.
* Chris Smalling dan Marouane Fellaini bukan tidak mungkin diturunkan sejak awal pertandingan, sementara
Marcos Rojo, Timothy Fosu-Mensah, Zlatan Ibrahimovic, Luke Shaw dan Ashley Young masih belum fit.
* Paul Pogba siap menempati lini gelandang, dengan didukung Ander Herrera dan Michael Carrick.

Prakiraan susunan pemain:

* Ajax: (4-3-3)
Onana (penjaga gawang); Veltman, De Ligt, Sánchez, Riedewald; Klaassen, Schöne, Ziyech; Traoré, Dolberg, Younes.
Absen: Viergever (suspensi), Sinkgraven (cedera lutut)


* Manchester United: (4-3-3):
Romero (penjaga gawang); Valencia, Jones, Blind, Darmian; Fellaini, Herrera, Pogba; Lingard, Rashford, Mkhitaryan.
Absen: Bailly (suspensi), Shaw (cedera engkel), Ibrahimović (cedera lutut), Rojo (cedera lutut), Young (cedera hamstring)

Lima laga terakhir:
(W:menang; L:kalah: D:imbang)

* Ajax: W L W W L
14/5/17 Willem II WIL 1 - 3 Ajax
11/5/17 Olympique Lyonnais 3 - 1 Ajax
7/5/17 Ajax 4 - 0 Go Ahead Eagles
3/5/17 Ajax 4 - 1 Olympique Lyonnais
23/4/17 PSV Eindhoven 1 - 0 Ajax

* Manchester United: W D L D L
21/5/17 Manchester United 2 - 0 Crystal Palace
17/5/17 Southampton 0 - 0 Manchester United
14/5/17 Tottenham Hotspur 2 - 1 Manchester United
11/5/17 Manchester United 1 - 1 Celta Vigo
7/5/17 Arsenal 2 - 0 Manchester United

Head To Head:
23/2/12 Manchester United 1 - 2 Ajax
16/2/12 Ajax 0 - 2 Manchester United

Prediksi hasil laga (Goal.com):
* Ajax 1 - 2 Manchester United
* Ajax 0 - 2 Manchester United
* Ajax 2 - 1 Manchester United

Prediksi Man of the Match (whoscored):
1.Paul Pogba (33,85%)
2.Kasper Dolberg (13,85%)
3.Ander Herrera (12,31%)
4.Henrikh Mkhitaryan (12,31%)
5.Bertrand Traoré (6,15%)

Prediksi hasil laga:

* Ini kali pertama - sejak 2012- Ajax melawan Manchester United. Motivasi pasukan asal Belanda ini siap membuncah dengan mengerahkan aksi offensif ke jantung pertahanan MU.
* MU punya catatan menggiurkan, dengan tidak terkalahkan dalam 10 laga Liga Europa. Hanya saja kali ini pasukan Iblis Merah perlu ekstra berhati-hati dengan skema serangan yang diracik untuk digelontorkan dengan gencar.
* Ajax sedang mengobati diri dari hasil yang tidak terlalu gemilang ketika mengarungi musim ini. Mereka hanya mengoleksi enam kemenangan dari enam pertandingan.
* Skuad Ajax beroleh 10 hari istirahat menjelang laga final Liga Europa. Sementara Mourinho mengistirahatkan sejumlah pemain senior kemudian menurunkan sederet pemain muda bertalenta.

Prediksi hasil laga:

* Ajax: 1
* Manchester United: 2