Jakarta (ANTARA News) - Pecatur papan atas putri Indonesia Medina Warda Aulia meraih gelar Internasional Master (IM) putra , setelah bermain remis pada pertandingan babak terakhir 11 di JAPFA Chess Festival 2017 di Jakarta, Jumat.

"Alhamdulillah saya bisa mendapatkan IM putra di sini, banyak pengalaman di sini," kata Medina menjelang acara penutupan turnamen tahunan catur tersebut.

"Saya sebetulnya hanya butuh remis pada babak 9 untuk bisa meraih gelar IM putra itu, tapi saya kalah, dan baru babak 11 ini saya remis," tambahnya.

Ditanya keuntungan dari hasil pertandingan di ajang catur internasional yang melibatkan beberapa pecatur papan atas dari beberapa negara diantaranya dari Filipina dan Vietnam ini, Medina mengatakan cukup bermanfaat.

"Dengan hasil ini saya meraih gelar IM putra, rating saya lebih 2400 dan rating saya naik 16 atau 18," kata Medina.

Ditanya tentang target ke depan setelah meraih IM putra, Medina mengatakan berikutnya adalah Grand Master (GM).

"Berikutnya saya akan berusaha mendapatkan norma pertama GM, tapi ini akan sangat sulit, dan itu masih lama" tambahnya.

Medina memastikan meraih gelar IM putra setelah akhir turnamen itu dia mengumpulkan 7 poin dari hasil lima kali menang dan dua kali remis.

Syarat untuk meraih Internasional Master adalah pecatur harus meraih tiga kali norma IM yang diakui FIDE (Federasi Catur Internasional), kemudian harus memperoleh minimal 2400 elo rating.

Sementara itu Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya mengatakan puas atas prestasi yang diraih pecatur-pecatur binaannya.

"Saya bangga melihat prestasi yang dibuat para pecatur binaan saya, dan saya optimistis terhadap masa depan pecatur Indonesia," kata Eka Putra Wirya.

JAPFA Chess Festival 2017 berlangsung 13 hingga 19 Mei, dan merupakan turnamen ke-10 yang digelar JAPFA bekerjasama dengan PB Percasi.