Jakarta (ANTARA News) - Pengiriman karangan bunga dari beberapa kalangan masyarakat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah bentuk ekspresi dan ungkapan harapan, kata Staf Khusus Presiden, Johan Budi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

"Bunga yang dikirim ke Istana itu merupakan ekspresi dari beberapa orang yang mengirim bunga untuk Pak Jokowi. Kiriman itu sebagai bentuk ekspresi saja. Ada yang harapan. Ungkapan," ujarnya.

Menurut dia, ada ungkapan harapan yang besar dari sejumlah kalangan masyarakat terhadap Presiden Jokowi.

Masyarakat, menurut dia, berharap Presiden Jokowi tetap melakukan tugas dan wewenangnya secara baik di tengah berbagai persoalan yang menimpa bangsa Indonesia saat ini.

"Dan, pengiriman bunga itu merupakan ungkapan," kata Johan.

Pada Rabu (3/5) paling tidak terdapat tiga karangan bunga yang dikirimkan sejumlah kalangan masyarakat untuk Presiden Jokowi ke Kompleks Istana Kepresidenan.

Karangan bunga itu, antara lain bertuliskan: "Kepada Bpk. Jokowi Mendukung Penegakan NKRI dan Pancasila" yang tertulis dari Warga Negara Indonesia, kemudian "Pak Dhe Jokowi Kami Masih Padamu Bersama Menjaga NKRI" yang menuliskan sejumlah nama pengirimnya.

Selain itu, ada karangan bunga bertuliskan "Selalu mendukung Pak Jokowi untuk menjaga NKRI dari radikalisme agama apapun. Keukeuh selalu sama NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan Pancasila" dari "Smandel 91 Yang Cinta Toleransi dan NKRI".