Jakarta (ANTARA News) - Satria Muda Pertamina (SM) percaya dengan kemampuan para pemain mudanya dan yakin mereka bisa diandalkan untuk mengarungi IBL musim 2017 yang mulai bergulir 20 Januari 2017.

Pelatih Kepala SM Youbel Sondakh mengatakan, saat ini pemain mudanya hanya perlu mengasah mental bertanding.

"Mental mereka harus siap karena akan berhadapan dengan pemain-pemain terbaik," ujar Youbel di Jakarta, Rabu.

Menurut Youbel, IBL 2017 akan berjalan lebih ketat dibandingkan musim sebelumnya karena setiap tim diwajibkan merekrut maksimal dua pemain asing.

Setiap pertandingan yang akan dilalui SM di IBL 2017, disebut Youbel layaknya laga final.

Untuk mematangkan mental bertanding pemain muda dan mempererat ikatan batin antarpemain, SM beberapa kali melakoni tanding uji coba, termasuk melawan tim nasional bola basket Indonesia pada Desember 2016.

"Penting untuk memberikan pemain-pemain berusia sangat muda ini jam terbang lebih banyak. Mungkin awalnya mereka takut sedikit, tetapi di setiap pertandingan mental bertanding terus meningkat," kata Youbel.

Satria Muda Pertamina sendiri menyiapkan 16 pemain, termasuk dua pemain asing, untuk menghadapi perlawanan 10 tim lain di IBL 2017.

Christian Ronaldo Sitepu menjadi pemain yang tertua di skuad dengan usia 30 tahun, disusul sang kapten Arki Dikania Wisnu yang berumur 28 tahun.

Status pemain termuda dipegang oleh Muhamad Sandy Ibrahim yang lahir pada 7 Mei 1996, atau berusia 20 tahun. Sementara rerata usia pemain lainnya dalam kisaran 23 tahun.

"Kami mengincar juara di IBL 2017 dan beban yang kami pikul cukup berat. Namun dengan pemain muda dan dukungan semua pihak, apapun hambatannya akan kami taklukkan," tutur Youbel.

Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim ini digalar mulai 20 Januari sampai dengan Mei 2017. Pertandingan awal Seri I dilaksanakan di GOR Kertajaya, Surabaya. Selain Kota Pahlawan, Jakarta, Semarang, Bandung dan Yogyakarta juga akan menggelar IBL yang diadakan dalam format delapan seri.

Untuk meningkatkan daya tarik kompetisi, 11 klub yang mengikuti IBL wajib menggunakan jasa maksimal dua pebola basket asing.

Klub-klub yang bersaing di ajang IBL 2017 yakni CLS Knights Surabaya, Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, W88.news Aspac Jakarta, Satria Muda Pertamina, Bank BJB Garuda Bandung, JNE Siliwangi Tigers Bandung, NSH Jakarta, Pacific Caesar Surabaya, Satya Wacana Salatiga, Hang Tuah Sumatera Selatan dan Bima Sakti Yogyakarta.