Jakarta (ANTARA News) - Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto (RS Polri) telah mengidentifikasi semua jenazah korban KM Zahro Express.

"Sudah semua," ujar Humas RS Polri, drg Ike Kristiani, dalam pesan singkatnya, Jumat malam.

Hari ini, pihak rumah sakit telah mengidentifikasi tiga jenazah korban kapal naas itu yakni Ani Maryani (30) asal Bogor, Arfiana, dan Eti Kurniati.

Ike mengatakan dua dari tiga jenazah masih menunggu pihak keluarga untuk segera dimakamkan. "Ini masih menunggu keluarga (untuk diambil dan dimakamkan)," kata dia.

Dalam tragedi terbakarnya KM Zahro pada Minggu (1/1/2017), sebanyak 23 orang penumpang meninggal dunia, belasan orang luka-luka serta belasan lainnya hilang.

Dari 23 korban tewas, RS Polri menerima 22 jenazah korban untuk diidentifikasi. 20 di antaranya mengalami luka bakar 100 persen, sementara sisanya merupakan korban tenggelam dan masih dalam keadaan utuh.

Satu jenazah yang ditemukan beberapa hari setelah kejadian berhasil dikenali dan langsung dibawa pihak keluarga.