Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal mengapresiasi industri kecil menengah yang memproduksi perhiasan di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Jadi intinya kita harus dorong supaya mereka bisa berkarya dan kita fokuskan selain mereka mendapatkan kebutuhan alat dan training yang diperlukan, yang paling penting adalah kunci pemasarannya itu," kata Hekal saat meninjau IKM Ragenda Mop Muharar, dalam siaran pers yang diterima Antara News, Rabu (28/9).

Hekal mengatakan IKM berperdan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga perlu diberikan dukungan oleh pemerintah, baik berupa pelatihan, fasilitas maupun pendampingan agar hasil produksi lebih berkualitas dan dapat bersaing.

Menurut dia, wujud nyata apresiasi DPR adalah dengan menganggarkan sekitar Rp 250 juta untuk pengadaan alat-alat kerja, yang dirasa para pengusaha tidak mungkin untuk mendapatkan peralatan tersebut.

Tetapi, kerajinan perak dan mutiara khas Lombok ini rentan ditiru oleh negara lain sehingga produsen juga diimbau untuk menjual mutu karena belum mampu bersaing dengan harga yang murah.

Bagi Hekal, bila tidak mampu berkompetisi di harga yang murah, produsen harus bersaing di segmen barang bagus.