Jakarta (ANTARA News) - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sandiaga Uno mengajak relawannya menuntaskan perjuangan memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pemilihan Gubernur DKI 2017.

Menurut dia, di Jakarta, Senin, tahapan hingga akhirnya Gerindra dan PKS sepakat mengusung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta melalui dinamika yang cukup panjang.

"Saya sendiri yang mengajak Mas Anies untuk gabung dan alasan mengapa akhirnya saya memutuskan untuk menjadi wakil, karena menurut saya kurang pantas ya dari menteri jadi wakil gubernur," kata Sandi, panggilan Sandiaga.

Dia menceritakan jika Anies sempat bertanya apakah Prabowo Subianto bisa menerima kehadirannya. Sandi mengatakan jika dirinya akan mencoba meyakinkan Prabowo, karena tak dapat dipungkiri jika kedua belah pihak memang berseberangan dalam Pemilu 2014.

"Saya yakinkan jika Pak Prabowo ini negarawan dan bisa move on beliau tidak melihat masa lalu tapi masa depan. Jika Mas Anies komitmen dan fokus lima tahun bangun Jakarta dengan tuntas dan ikhlas, insya Allah saya bisa yakinkan Pak Prabowo dan kawan-kawan di PKS," kata Sandi.

Akhirnya setelah melalui berbagai proses, tercapai kesepakatan jika konsep Anies-Sandi adalah dwitunggal.

"Kami tak pernah bicara DKI 1 atau DKI 2, kami adalah satu kesatuan. Saya kuat di bidang ekonomi, pembangunan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, lapangan pekerjaan, stabilisasi harga bahan pokok, supaya ketimpangan kesenjangan ekonomi ini tidak berlanjut. Sedangkan Mas Anies piawai membangun kecerdasan bangsa, membangun harapan, kebahagiaan, festival gagasan," kata Sandi.

Dia harapkan dan insya Allah teman-teman relawan bisa terima.

"Kalau kalian hormati perjuangan kami, mari kita terima. Kami tidak boleh mematok-matok. Mas Anies sudah bagian dari kami dan beliau rela berjuang bersama," katanya.

Sandi mengajak seluruh elemen relawan pendukungnya untuk tidak bersedih, ia ingin seluruh relawan bersatu tuntaskan perjuangan.

"Kami sejak awal sudah sepakat untuk tuntas ikhlas. Kami tuntaskan perjuangan dan ikhlaskan apapun hasilnya. Lima bulan ke depan kami berjuang, kami tentukan bahwa ini demokrasi sejuk, demokrasi yang membawa kebahagiaan," katanya.