Jakarta (ANTARA News) - Walikota New York Bill de Blasio menyebut ledakan yang terjadi di kawasan Chelsea, New York, Amerika Serikat, sebagai tindakan yang disengaja.

"Namun tidak ada bukti yang menyatakan tersebut berhubungan dengan teror," kata Blasio dilansir Reuters.

Terjadi ledakan yang mengguncang kawasan Chelsea, yang melukai 25 orang, demikian disampaikan pihak departemen pemadam kebakaran.

Salah satu sumber mengatakan, ledakan bukan disebabkan kebocoran gas, namun penyebabnya kini masih diselidiki.

Dugaan awal dari para penyidik, ledakan disebabkan oleh benda ledak di dekat tong sampah.