New York (ANTARA News) - Harga minyak dunia bergerak turun pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena penguatan dolar AS mengurangi sentimen investor, yang membuat minyak dalam denominasi dolar AS kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Setelah rilis laporan ketenagakerjaan non pertanian AS untuk Juli menguat, indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,46 persen menjadi 96,196 pada akhir perdagangan Jumat, lapor Xinhua.

Total penggajian (payroll) pekerjaan non pertanian naik 255.000 pada Juli, jauh di atas perkiraan para ekonom naik 180.000, dan tingkat pengangguran tidak berubah pada 4,9 persen, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, Jumat.

Sementara itu, jumlah rig yang beroperasi di ladang-ladang minyak AS meningkat untuk minggu keenam berturut-turut, bertambah tujuh rig menjadi 381 rig, menurut perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes, Jumat.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun 13 sen menjadi menetap di 41,80 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, patokan global, kehilangan 2 sen menjadi ditutup pada 44,27 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
(T.A026)