Manado (ANTARA News) - Pengembang jalan tol PT Jasa Marga mengatakan untuk menyelesaikan ruas tol Manado-Bitung segmen II kilometer 14-39 diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3,2 triliun.

"Jadi ada dua segmen pengerjaan jalan tol Manado-Bitung, segmen I kilometer 0-14 kilometer dikerjakan oleh pemerintah sementara segmen II kita yang kerjakan," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Manado-Bitung George Manurung di Manado, Senin.

Dengan berkoordinasi bersama Pemrov Sulawesi Utara, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Pertahanan Nasional, Jasa Marga menargetkan pembebasan lahan untuk ruas tol itu sudah selesai pada November atau Desember tahun ini.

"Kalaupun sudah ada sekitar 70-80 persen tanah yang dibebaskan, konstruksinya sudah mulai dibangun," ujarnya.

Saat ini, jelas pria semampai ini, diperkirakan lahan yang sudah dibebaskan baru 1,5 persen, sehingga dibutuhkan kerja sama masyarakat dan pemangku kepentingan terkait untuk menyelesaikannya.

"Pembangunan jalan tol lebih diarahkan pada pengembangan wilayah, contohnya di Jawa. Manakala akses jalan tol selesai dibangun, pengembangan wilayah bergerak dinamis mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.

Jika ground breaking lancar akhir tahun ini, pembangunannya akan selesai antara 22-24 bulan berikutnya..

"Kami perkirakan pada tahun 2018 sudah bisa beroperasi. Ini akan mendukung kawasan pelabuhan Bitung hingga kawasan ekonomi khusus. Mohon dukungan semua pemangku kepentingan," katanya.