London (ANTARA News) - Andy Murray menampilkan permainan gemilang yang telah membawanya ke dua pertandingan final turnamen Grand Slam tahun ini, ketika ia menang 6-3, 6-2, 6-1 atas petenis Taiwan, Lu Yen Hsun, pada putaran kedua Wimbledon 2016 yang dimainkan Kamis.

Lu, putra dari seorang peternak ayam, sempat memberi kejutan di Lapangan Tengah ketika ia memimpin 2-0 sebelum kemudian meneruskannya menjadi 3-1 pada set pembukaan. Bagaimanapun, saat Murray mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3, ia tidak mampu lagi menandingi lawannya.

Dari kedudukan unggul 3-2 pada set kedua, Murray memenangi tujuh game beruntun ketika Lu kesulitan untuk menemukan cara agar dapat menyamakan kecepatan dengan pukulan-pukulan groundstroke Murray.

Kesalahan ganda yang dilakukan Lu pada match point membuat Murray dapat meraih kemenangan di depan para penonton di bangku kehormatan kerajaan, pada pertandingan yang juga disaksikan oleh Duchess of Cornwall.