Semarang (ANTARA News) - Universitas Diponegoro Semarang menerima sebanyak 2.387 mahasiswa dari jalur tes tertulis atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016.

"Dari puluhan ribu calon mahasiswa yang sudah mendaftar Undip, kami hanya menerima 2.387 mahasiswa," kata Ketua Panitia Lokal 42 SBMPTN Undip Prof Muhammad Zainuri di Semarang, Selasa.

Ia menyebutkan mahasiswa yang diterima melalui SBMPTN tersebar di berbagai fakultas, di antaranya Fakultas Hukum sebanyak 200 mahasiswa dan Fakultas Kesehatan Masyarakat sebanyak 119 mahasiswa.

Disusul Fakultas Kedokteran yang menerima 97 mahasiswa, kemudian Fakultas Ekonomi pada Jurusan Manajemen sebanyak 94 mahasiswa dan Jurusan Akuntansi sebanyak 81 mahasiswa.

"Yang paling sedikit jumlah mahasiswanya adalah Jurusan Bahasa Jepang pada Fakultas Ilmu Budaya yang hanya menerima 19 mahasiswa baru pada tahun ini (dari SBMPTN, red)," katanya.

Ia menyebutkan Undip menyediakan kuota mahasiswa baru tahun ini sebesar 30 persen melalui jalur SBMPTN, sementara dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) sebesar 40 persen.

"Untuk 20 persennya (mahasiswa baru, red) kami ambilkan dari jalur mandiri (UM). Total kuota mahasiswa baru Undip tahun ini mencapai 7.600 orang. Naik dibanding tahun lalu," katanya.

Zainuri mengatakan uota SBMPTN tahun ini sebanyak 2.387 mahasiswa, sementara tahun lalu hanya sekitar 2.200-an mahasiswa.

Ia mengatakan calon mahasiswa baru Undip yang diterima lewat jalur SBMPTN berasal dari berbagai daerah di Indonesia karena seleksinya bersifat nasional, sama seperti SNMPTN.

"Untuk calon mahasiswa baru dari SBMPTN kami ingatkan nanti pada 30 Juni-4 Agustus 2016 untuk melaksanakan registrasi atau daftar ulang," katanya.