Jayapura (ANTARA News) - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, Kelenak Telenggen yang ditangkap di Wamena rencananya pada Rabu ini dievakuasi ke Jayapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Papua.

Kelenak Teleggen merupakan pemimpin kelompok bersenjata yang mengkomandoi penyerangan terhadap anggota Brimob Polri pada 2014, kemudian penyerbuan Polsek Sinak pada Desember 2015, dan penyerangan terhadap karyawan PT Modern pada Maret lalu.

"Proses pemeriksaan terhadap Telenggen akan dilaksanakan di Mapolda Papua di Jayapura," kata Irjen Pol Waterpauw kepada Antara, Rabu.

Kelenak Telenggen ditangkap di Wamena pada Selasa (31/5) berkat kerja keras anggota kepolisian di lapangan.

Pelaku sejumlah aksi kekerasan baik terhadap warga sipil maupun aparat keamanan itu dikabarkan sempat melawan sebelum dilumpuhkan oleh polisi yang menembak kakinya.

Kelenak Telenggen sudah dirawat di RSUD Wamena dan dijadwalkan Rabu pagi dikirim ke Jayapura, kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw.

Kelenak Telenggen diduga terlibat dalam tiga kasus penembakan yang menewaskan lima anggota polisi dan empat warga sipil di Sinak sejak 2014 lalu.