Jakarta (ANTARA News) - Aparat TNI, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan apel bersama di lapangan Brigif Para Raider 17 Cijantung, Jakarta Timur, Selasa, untuk meningkatkan sinergi dalam mengamankan wilayah Ibu Kota menjelang dan selama Ramadan hingga Lebaran.

Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Irjen Pol Moechgiyarto memimpin apel rutin yang diikuti sekitar 1.200 personel, termasuk anggota Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus, Marinir, Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara, Brigade Mobil, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

"Apel ini sebagai ajang silaturahmi seluruh komponen yang ada di DKI. Ini juga untuk persiapan jelang Ramadhan dan Lebaran. Tentu harus duduk bersama untuk pengamanan Ibu Kota," kata Moechgiyarto.

Ia mengatakan aksi kejahatan, penyisiran dan peredaran makanan kadaluwarsa rawan muncul selama Ramadhan.

"Dengan potensi ancaman tersebut, kita segenap institusi harus dapat menanggulangi dan mencegah terjadinya hal-hal tersebut," katanya.

Kepolisian menggelar Operasi Patuh Jaya mulai 16 Mei hingga 29 Mei 2016 untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan-gangguan tersebut dan meminta dukungan dari seluruh masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

"Kita tak bisa kerja sendiri-sendiri, jadi harus ada kerja sama antara komponen-komponen yang ada di DKI agar apapun yang dikerjakan nanti hasilnya akan maksimal," katanya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga mengatakan bahwa pengamanan wilayah merupakan tugas bersama.

"Menjaga keamanan dan ketertiban wilayah ibu kota secara terpadu, secara satu kesatuan dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," katanya.