Jakarta (ANTARA News) - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto menargetkan seluruh sekolah di Ibu Kota dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 2017.

“Termasuk swasta,” kata Sopan saat ditemui di SMAN 30 Cempak Putih, Jakarta Pusat, Senin.

Tahun ini, sebanyak 203 SMA, 167 SMK dan 10 Madrasah Aliyah mengikuti UNBK di Jakarta. Jumlah ini meningkat bila dibandingan tahun lalu, yaitu 3 SMA dan 26 SMK.

Sopan berpendapat prasarana komputer menjadi kendala sehingga belum semua sekolah dapat melaksanakan UNBK tahun ini.

Menurut dia, ujian berbasis komputer tidak memungkinkan untuk bocor karena banyak varian soal.

Dari segi distribusi, ujian ini juga dinilai lebih efektif dan efisien karena meminimalisir pengiriman soal, tidak seperti ujian berbasis kerta yang harus didatangkan dari percetakan di Jawa Timur dan dikirimkan ke semua sekolah yang ada di Ibu Kota.

Hari ini, sebanyak 133.961 peserta didik di Jakarta melaksanakan Ujian Nasional dengan rincian 51.190 siswa SMA (34.296 UNBK dan 16.894 UNKP), SMK 64.474 (29.587 UNBK dan 34.887 UNKP) dan SMA LB 71 siswa.

Selain itu, sebanyak 6.843 siswa Madrasah Aliyah (1.161 UNBK dan 5.232 UNKP) dan 11.383 siswa Paket C juga melaksanakan ujian.

Ujian Nasional berlangsung pada 4-7 April dan Bahasa Indonesia menjadi subjek ujian di hari pertama.