Jakarta (ANTARA News) - Direktur Utama (Dirut) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Meidyatama Suryodiningrat ingin menjadikan kantor berita bersejarah ini sebagai lembaga penyiaran yang terkuat se-Asia Tenggara.

"Cita-cita kami, adalah bagaimana Antara dengan aset yang dimilikinya menjadi yang terkuat di seluruh kawasan Asia Tenggara," kata Meidyatama di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.

Meidya yang baru terpilih menjabat Dirut LKBN Antara menggantikan jurnalis senior Saiful Hadi tersebut, mengatakan hal itu juga merupakan cita-cita yang diimpikan oleh pendahulunya demi bukan hanya menjadi jendela Indonesia tapi dapat menjadi ikon untuk menarik investasi.

"Itu juga jadi impian dari pemimpin Kantor bersejarah ini sebelumnya, saya kira dalam waktu kurang dari lima tahun bisa terwujud dengan mempertimbangkan pengalaman, aset yang besar dan kemampuan pers Indonesia sendiri," katanya.

Di situlah peran Antara dengan biro daerahnya, kata dia, sehingga investor luar negeri jika mau melihat perkembangan di luar Jakarta, mau tidak mau harus melihat Antara.

"Itu yang kita tekankan, karena tidak ada jaringan yang dimiliki oleh pihak lain seluas yang dimiliki oleh Antara," katanya.

Selain itu, Meidya juga menginginkan Antara memiliki konvergensi dalam dunia digital yang lebih kuat, karena menurutnya perubahan dunia yang mengarah ke digital.

"Ke depan kita ingin adanya konvergensi digital, caranya menyatukan format berita antara teks, foto dan audio visual, sesuai perkembangan zaman selain penyaluran berita yang relevan pada media seluruh Indonesia serta memperkuat jaringan di luar negeri, sehingga Antara menjadi yang terkuat di Asia Tenggara," katanya.