Jakarta (ANTARA News) - Komisi. V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan audit secara keseluruhan pesawat-pesawat komersial di jalur perintis.

"Mengingat banyak pesawat kecil yang tidak dilengkapi dengan radar cuaca di ruang kemudi. Padahal emergeocy location transiter wajib dipasang," kata Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin.

Komisi V DPR RI juga mendesak pemerintah untuk segera membangun dan melengkapi infrastruktur navigasi penerbangan semua penerbangan di daerah.

"Khususnya di Papua, mengingat pesawat udara merupakan transportasi andalan di Papua. Infrastruktur bandara-bandara perintis perlu mendapat prioritas utama," kata Fary Atas terjadinya musibah pesawat Trigana Air, Komisi V DPR RI prihatin dan menyayangkan terjadinya musibah jatuhnya pesawat Trigana ATR 42 di tanah air (Papua) yang sedang merayakan Hari Kemerdekaan RI ke-70 tahun.

"Untuk itu Komisi V mendesak Kemenhub berkoordinasi dengan Basarnas, TNI/Polri, BMKG, pemerintah daerah setempat dan masyarakat bahu membahu mencari dan mengevakuasi pesawat dan korban dari lokasi kecelakaan," katanya.

"Selanjutnya mendesak KNKT untuk sesegera mungkin melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan," demikian Fary.