Bandung (ANTARA News) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat ada 56 kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Cipali sejak pertama kali dibuka untuk umum pada tanggal 14 Juni 2015 hingga Rabu (8/7).


"Informasi sejak dibuka dari 14 Juni 2015 sampai 8 Juli 2015 itu sebanyak 56 kasus (kecelakaan lalu lintas," kata kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Moechgiyarto usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2015, di Kota Bandung, Kamis.

Ia mengatakan, 56 kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Cipali tersebut sebanyak 12 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia ada 12 orang. Berdasarkan kecelakaan lalu lintas yang ada, faktor human errornya paling tinggi dalam kecelakaan di Jalan Tol Cipali," kata dia.

Oleh karena itu, kata Kapolda Jabar, sebagai upaya meminimalisir kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik Idul Fitri 1436 Hijriah/Lebaran 2015 di Jalan Tol Cipali pihaknya menyiagakan 20 unit mobil patroli.

"Mobil patroli Ini dimaksudkan supaya pemudik yang menggunakan Jalan Tol Cipali, itu setidak-tidaknya kalau dia melihat mobil polisi yang pakai rotator, minimal dia akan memperlambat kecepatan kendaraannya," kata dia.

Menurut dia, satu unit mobil patroli tersebut berisikan empat orang personil yang terdiri dari dua orang anggota polisi dari unit lalu lintas dan dua orang dari Brimob bersenjata lengkap.

"Jadi setiap 10 km, dia itu bertanggung jawab patroli. Nanti di U Turn dia balik, itulah radius dia selama berpatroli," kata dia.