Pekanbaru (ANTARA News) - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau berhasil mengamankan 24.833 keping VCD dan DVD bajakan dari operasi yang digelar di Kota Pekanbaru.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo kepada Antara di Pekanbaru, Kamis menjelaskan kawasan perbelanjaan menjadi target utama kepolisian dalam melaksanakan razia ini. "Ada empat kios dimana tiga diantaranya berada di komplek pusat perbelanjaan, sementara satu lainnya merupakan kios yang berada di Tangkerang," katanya.

Menurut Guntur, ke empat kios disasar petugas pada Rabu (27/5) petang tersebut merupakan target utama kepolisian dalam upaya menekan angka peredaran VCD dan DVD bajakan yang marak beredar di Kota Pekanbaru.

Ia mengungkapkan, dari penangkapan itu, ia juga turut melakukan pemeriksaan kepada pemilik kios namun pihaknya mengatakan belum menetapkan tersangka.

"Yang pasti kita akan terus kembangkan temuan ini guna menekan peredaran VCD dan DVD bajakan di Riau," jelasnya.

Ia menjelaskan pengembangan yang dilakukan tersebut termasuk dalam upaya mencari produsen produk ilegal tersebut.

Sementara puluhan ribu produk cakram yang berisi berbagai jenis film dan lagu tersebut disimpan di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pemerintah akan menindak tegas praktik pembajakan yang sudah merajalela di negeri ini.

Presiden yang akrab disapa Jokowi itu memerintahkan aparat penegak hukum tidak hanya mengejar pedagang kecil di jalanan, tetapi juga menghukum mafia besar yang mengeruk keuntungan dari bisnis itu. Jokowi menantang Kapolri untuk memberantas praktik ilegal itu.