Jakarta (ANTARA News) - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menduga oknum TNI Angkatan Laut (AL) terlibat penusukan yang menewaskan seorang relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jopi Peranginangin.

"Kapolres Metro Jakarta Selatan (Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat) tadi sudah menyampaikan saat ini penyidik sedang berkoordinasi dengan POMAL (Polisi Militer Angkatan Laut)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi M Iqbal di Jakarta, Senin.

Iqbal mengungkapkan penyidik kepolisian mendapatkan informasi petunjuk dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus kematian Jopi.

Iqbal menuturkan petugas Polres Metro Jakarta Selatan berkoordinasi dengan POMAL untuk menyelidiki dan mengungkap kasus tersebut.

Namun, Iqbal mengaku belum mengetahui identitas tersangka yang menusuk dan mengeroyok Jopi hingga meninggal dunia.

Sejauh ini, penyidik kepolisian telah memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan alat bukti termasuk kamera tersembunyi.

Sebelumnya, sejumlah pria tidak dikenal mengeroyok dan aktivis 98 Jopi di Kafe Venue Kemang Jakarta Selatan pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian punggung akibat senjata tajam saat dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).