WHO apresiasi penanganan kusta di Kabupaten Probolinggo
10 Juli 2025 14:06 WIB
Perwakilan WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa (dua dari kanan) bersama Bupati Probolinggo M. Haris saat mengunjungi salah satu desa endemik kusta di Probolinggo, Rabu (9/7/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo
Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Perwakilan World Health Organization (WHO) Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination sekaligus Chairman Nippon Foundation, Yohei Sasakawa mengapresiasi penanganan kusta di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
"Kami sudah lebih dari 30 kali berkunjung ke Indonesia. Wilayah pertama yang saya datangi adalah Papua. Saya kagum terhadap program penanganan penyakit kusta yang berjalan di Kabupaten Probolinggo," kata Yohei Sasakawa dalam keterangan tertulis yang diterima di Probolinggo, Kamis.
Baca juga: Gubernur Jatim terima Chairman Nippon Foundation bahas eliminasi kusta
Menurutnya, peran aktif puskesmas serta masyarakat di Kabupaten Probolinggo sangat terlihat nyata, sehingga pihaknya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan untuk mengedukasi masyarakat serta mendorong pengobatan kusta secara menyeluruh.
"Apa yang saya lihat di Kabupaten Probolinggo sangat baik. Kusta bisa disembuhkan dan penderita tidak boleh dijauhi. Saya sangat terkesan," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan sebelumnya Kabupaten Probolinggo sempat menempati posisi ke-7 tertinggi di Jawa Timur untuk kasus kusta, berkat upaya pelaporan dini dan pendekatan edukasi keluarga, angka kasus kusta secara bertahap mulai menurun.
"Kunjungan Mr Yohei Sasakawa merupakan pengakuan atas usaha kami bersama. Chairman sangat mengapresiasi metode penanganan yang kami terapkan di Kabupaten Probolinggo," katanya.
Usai berdialog di Kantor Bupati Probolinggo, Yohei Sasakawa didampingi Bupati Haris melakukan kunjungan ke Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton yang menjadi salah satu desa endemik kusta di Kabupaten Probolinggo.
Baca juga: Kemenkes-Sasakawa Health Foundation perkuat komitmen eliminasi kusta
Baca juga: RI akselarasi langkah eliminasi kusta dan kaki gajah pada 2030
Dalam kesempatan tersebut, Yohei Sasakawa antusias menyapa warga desa dan berinteraksi langsung, terutama dengan anak-anak. Bahkan, ia menyempatkan diri untuk berfoto bersama sebagai bentuk dukungan moral.
Kunjungan Yohei Sasakawa di Kabupaten Probolinggo pada Rabu (9/7) merupakan bagian dari rangkaian lawatannya ke Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan kasus kusta tertinggi di dunia, setelah India dan Brasil.
"Kami sudah lebih dari 30 kali berkunjung ke Indonesia. Wilayah pertama yang saya datangi adalah Papua. Saya kagum terhadap program penanganan penyakit kusta yang berjalan di Kabupaten Probolinggo," kata Yohei Sasakawa dalam keterangan tertulis yang diterima di Probolinggo, Kamis.
Baca juga: Gubernur Jatim terima Chairman Nippon Foundation bahas eliminasi kusta
Menurutnya, peran aktif puskesmas serta masyarakat di Kabupaten Probolinggo sangat terlihat nyata, sehingga pihaknya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan untuk mengedukasi masyarakat serta mendorong pengobatan kusta secara menyeluruh.
"Apa yang saya lihat di Kabupaten Probolinggo sangat baik. Kusta bisa disembuhkan dan penderita tidak boleh dijauhi. Saya sangat terkesan," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan sebelumnya Kabupaten Probolinggo sempat menempati posisi ke-7 tertinggi di Jawa Timur untuk kasus kusta, berkat upaya pelaporan dini dan pendekatan edukasi keluarga, angka kasus kusta secara bertahap mulai menurun.
"Kunjungan Mr Yohei Sasakawa merupakan pengakuan atas usaha kami bersama. Chairman sangat mengapresiasi metode penanganan yang kami terapkan di Kabupaten Probolinggo," katanya.
Usai berdialog di Kantor Bupati Probolinggo, Yohei Sasakawa didampingi Bupati Haris melakukan kunjungan ke Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton yang menjadi salah satu desa endemik kusta di Kabupaten Probolinggo.
Baca juga: Kemenkes-Sasakawa Health Foundation perkuat komitmen eliminasi kusta
Baca juga: RI akselarasi langkah eliminasi kusta dan kaki gajah pada 2030
Dalam kesempatan tersebut, Yohei Sasakawa antusias menyapa warga desa dan berinteraksi langsung, terutama dengan anak-anak. Bahkan, ia menyempatkan diri untuk berfoto bersama sebagai bentuk dukungan moral.
Kunjungan Yohei Sasakawa di Kabupaten Probolinggo pada Rabu (9/7) merupakan bagian dari rangkaian lawatannya ke Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan kasus kusta tertinggi di dunia, setelah India dan Brasil.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025
Tags: