Surabaya (ANTARA News) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Surabaya menyatakan siap menjadi pelopor koalisi partai setelah adanya kepastian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Surabaya melalui PDIP.

"Kami berencana merapatkan barisan dengan partai-partai terkait hal ini. Lihat saja hasil pertemuannya nanti," kata Ketua DPC PKB Kota Surabaya Syamsul Arifin kepada ANTARA News di Surabaya, Sabtu.

Menurut dia, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan pimpinan parpol di Surabaya untuk membicarakan hal ini. Saat ditanya partai mana saja yang akan diajak koalisi, Syamsul enggan mengatakannya.

"Yang pasti, partai yang tidak mengusung Rismaharini," katanya.

Saat ditanya, bagaimana dengan koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang ada di pusat akan berlaku di tingkat bawah, Syamsul mengatakan bahwa itu tidak benar.

Bahkan, ia juga membantah adanya kabar arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB agar mendukung calon yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Kata siapa? Berdasar masukan dari pimpinan anak cabang (PAC) PKB se-Surabaya beberapa waktu yang lalu, agar PKB sebagai pengusung, bukan pendukung," katanya.

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi sebelumnya mengatakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Surabaya melalui DPP PDIP.

"Bu Risma mendaftar melalui DPP lima hari lalu. Saat ini, berkas pendaftarannya dikirimkan DPP PDIP ke DPD PDIP Jatim," ujarnya.

Untuk Pilkada Surabaya, lanjut dia, saat ini ada dua calon yang sudah mendaftarkan diri, yakni Tri Rismaharini yang mendaftarkan diri melalui DPP, kemudian Wisnu Sakti Buana yang mendaftarkan diri melalui DPC PDIP Kota Surabaya.

Selain itu, DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberi garansi kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini selama dua periode untuk diusung kembali dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat, Desember 2015.

"Ibu Rismaharini termasuk satu di antara lima kepala daerah petahana di Jawa Timur yang sesuai keinginan partai dan dinilai mampu melaksanakan tugas kerakyatannya," ujar Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di sela tes uji kelayakan calon kepala daerah di Kantor DPD PDIP Jatim.